Update: Jumat, 11 September 2026

BEEF

PT. Estika Tata Tiara Tbk.

Rp 452
+3.20%
Volume
113.940 lot
MA 5
442
MA 20
453
RSI
36.36
High
486
Low
432
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.09%
Support (10d)
430
Resistance (10d)
486
Volume Trend (10d)
-65.3%
Score
60
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
13.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (36.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 483 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BEEF saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp430, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp486.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 461 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 497 - 520 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 420 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula

Saat pertama kali membuka aplikasi trading, Anda mungkin melihat beberapa pilihan pasar: Pasar Reguler dan Pasar Tunai (Cash Market). Apa bedanya? Apakah Anda harus memilih salah satu? Mana yang lebih baik untuk pemula? Banyak investor pemula tidak menyadari bahwa ada dua mekanisme perdagangan saham yang berbeda di Bursa Efek Indonesia (BEI). Padahal, perbedaan ini sangat penting karena berdampak langsung pada kapan dana Anda tersedia dan kapan Anda bisa menarik uang hasil penjualan saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan antara Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai dari definisi, mekanisme penyelesaian transaksi (settlement), waktu perdagangan, hingga kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah membaca artikel ini, Anda tidak akan bingung lagi ketika harus memilih jenis pasar dalam transaksi saham. Bagian 1: Tiga Segmen Pasar di Bursa Efek...

Artikel menarik lainnya:

  1. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  2. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  3. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  4. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  5. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  6. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  7. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  8. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  9. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  10. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor

TradingView Chart - BEEF