Update: Senin, 5 Oktober 2026

BSWD

PT. Bank Of India Indonesia Tbk.

Rp 3.600
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
3.054
MA 20
1.906
RSI
99.30
High
-
Low
-
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.36%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
3.600
Volume Trend (10d)
+107,800.0%
Score
50
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
141.61 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (99.3) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa

Seorang investor ingin membeli saham perusahaan asuransi jiwa. Ia membuka laporan keuangan, melihat laba bersih, lalu menghitung PER. Hasilnya: PER 15x. "Cukup mahal," pikirnya. Ia bandingkan dengan perusahaan asuransi lain: PER 15x juga. "Wajar kali," lalu ia membeli. Namun setahun kemudian, saham yang ia beli justru underperform dibandingkan perusahaan asuransi lain yang memiliki PER sama. Ia bingung. Apa yang salah? Ia menggunakan alat yang salah untuk industri yang salah. Perusahaan asuransi jiwa tidak bisa dinilai dengan PER atau PBV seperti perusahaan manufaktur atau consumer goods. Mengapa? Karena bisnis asuransi jiwa memiliki karakteristik unik: pendapatan premi diterima di muka, sementara klaim dibayar bertahun-tahun kemudian. Laba yang dilaporkan sangat dipengaruhi oleh asumsi aktuaria dan bisa sangat menyesatkan. Untuk menilai perusahaan asuransi jiwa, investor harus menggunakan Embedded Value...

Artikel menarik lainnya:

  1. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  2. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  3. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  4. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  5. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  6. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  7. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  8. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  9. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  10. Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya

TradingView Chart - BSWD