Update: Senin, 12 Oktober 2026

DATA

PT. Remala Abadi Tbk.

Rp 1.395
-7.00%
Volume
13.100 lot
MA 5
1.504
MA 20
1.587
RSI
22.35
High
1.515
Low
1.370
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.99%
Support (10d)
1.370
Resistance (10d)
1.660
Volume Trend (10d)
-23.5%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-23.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 232 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DATA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.99%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.370, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.660.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 1.423 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 1.535 - 1.604 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 1.297 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank

Dalam dunia investasi saham perbankan, keuntungan besar sering kali datang dari penyaluran kredit yang masif. Namun, di balik setiap rupiah kredit yang disalurkan, ada risiko bahwa debitur tidak mampu membayar kembali. Risiko inilah yang ditangkap oleh rasio NPL (Non Performing Loan) atau yang akrab disebut kredit macet. Banyak investor pemula terlalu fokus pada laba bersih atau pertumbuhan kredit, tanpa menyadari bahwa kredit macet yang membengkak bisa menghapus seluruh keuntungan dalam hitungan kuartal. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu NPL, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, serta strategi cerdas membaca rasio ini sebelum memutuskan investasi. Apa Itu NPL? Non Performing Loan (NPL) adalah rasio yang mengukur proporsi kredit bermasalah terhadap total kredit yang disalurkan bank. Suatu kredit dikategorikan sebagai NPL jika debitur telah gagal membayar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Saham Syariah dan Konvensional: Mana yang Cocok untuk Anda?
  2. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  3. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  4. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  5. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  6. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  7. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  8. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  9. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  10. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar

TradingView Chart - DATA