Update: Kamis, 8 Oktober 2026

DRMA

PT. Dharma Polimetal Tbk.

Rp 940
+0.53%
Volume
6.581 lot
MA 5
937
MA 20
954
RSI
42.86
High
940
Low
925
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.08%
Support (10d)
900
Resistance (10d)
955
Volume Trend (10d)
-36.8%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-6.93 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (42.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -896 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DRMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp900, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp955.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 855 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick hanya melibatkan... ya, dua candlestick. Namun, ada satu pola unik yang namanya merujuk pada tiga candlestick tetapi tetap dikategorikan sebagai pola dua candlestick karena esensi perbandingannya antara candle pertama dan ketiga. Pola itu adalah Stick Sandwich. Pola ini mendapat namanya dari bentuknya yang menyerupai roti lapis (sandwich)—dua candlestick di "luar" memiliki warna yang sama, sementara candlestick di "tengah" memiliki warna berlawanan, seperti isi sandwich. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Stick Sandwich, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Stick Sandwich? Stick Sandwich adalah pola reversal (pembalikan) yang terdiri dari tiga candlestick, tetapi secara konsep termasuk dalam pembahasan pola dua candlestick karena fokus utamanya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  2. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  3. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  4. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  5. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  6. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  7. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  8. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal
  9. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  10. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan

TradingView Chart - DRMA