Update: Kamis, 8 Oktober 2026

FWCT

PT. Wijaya Cahaya Timber Tbk.

Rp 79
-1.25%
Volume
16.243 lot
MA 5
79
MA 20
84
RSI
34.29
High
81
Low
78
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.15%
Support (10d)
65
Resistance (10d)
95
Volume Trend (10d)
-13.6%
Score
20
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-12.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FWCT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp65, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp95.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 62 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik

Tidak ada momen yang lebih menegangkan dalam investasi saham selain saat pasar sedang crash. IHSG jatuh ratusan poin dalam hitungan hari. Layar monitor Anda dipenuhi warna merah. Nilai portofolio Anda menyusut 10 persen, lalu 20 persen, lalu 30 persen. Berita buruk datang silih berganti. Rekan-rekan trader di grup WhatsApp panik dan saling melempar isu. Di saat seperti ini, logika seringkali berhenti bekerja. Yang menggantikannya adalah amigdala, bagian otak yang bertanggung jawab atas respons takut dan panik. Dan amigdala tidak pandai mengambil keputusan keuangan. Mengendalikan emosi saat pasar crash bukanlah sekadar tips tambahan untuk menjadi trader yang lebih baik. Ia adalah keterampilan bertahan hidup. Mereka yang bisa mengendalikan emosinya akan keluar dari krisis dengan modal utuh, siap untuk peluang besar yang selalu muncul setelah kehancuran. Mereka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  2. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  3. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  4. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  5. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  6. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  7. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  8. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  9. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham
  10. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

TradingView Chart - FWCT