Update: Senin, 5 Oktober 2026

FWCT

PT. Wijaya Cahaya Timber Tbk.

Rp 78
0.00%
Volume
7.635 lot
MA 5
78
MA 20
86
RSI
30.56
High
79
Low
76
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.24%
Support (10d)
65
Resistance (10d)
97
Volume Trend (10d)
+95.1%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-16.13 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FWCT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.24%. Area support terdekat berada di sekitar Rp65, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp97.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 97 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 107, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 65 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas

Setelah mempelajari laba rugi, kini saatnya kita membahas dokumen yang tidak kalah penting: Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement). Banyak investor pemula hanya fokus pada laba, padahal perusahaan yang labanya besar sekalipun bisa bangkrut jika arus kasnya bermasalah. Laporan arus kas terbagi menjadi tiga aktivitas utama: Operasi, Investasi, dan Pendanaan. Mari kita pahami satu per satu. Mengapa Arus Kas Lebih Jujur daripada Laba? Laba bisa "diakali" dengan metode akuntansi, seperti menunda pengakuan biaya atau mempercepat pengakuan pendapatan. Tapi kas tidak bisa bohong. Arus kas menunjukkan uang sungguhan yang masuk dan keluar dari perusahaan. Perusahaan bisa mencatat laba besar, tapi jika uangnya tidak pernah benar-benar masuk (hanya piutang), maka bisnisnya tidak sehat. Di sinilah laporan arus kas menjadi sangat penting. Tiga Aktivitas dalam Laporan Arus Kas...

Artikel menarik lainnya:

  1. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  2. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  3. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  4. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  5. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  6. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  7. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  8. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  9. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  10. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang

TradingView Chart - FWCT