* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.
Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
Dalam dunia saham, ada satu momen yang rasanya begitu familiar bagi hampir setiap trader: Anda baru saja mengalami kerugian besar. Pikiran panas. Wajah terasa merah. Lalu tanpa berpikir panjang, Anda langsung membuka posisi baru yang lebih besar dari sebelumnya. Tujuannya satu: balas dendam. Inilah yang disebut dengan revenge trading, atau over-trading karena nafsu balas dendam. Perilaku ini adalah salah satu penyebab tercepat hancurnya akun trading, bahkan lebih cepat dari analisis yang buruk sekalipun. Apa Itu Revenge Trading? Revenge trading adalah tindakan membuka posisi berulang kali, biasanya dengan ukuran yang semakin besar, setelah mengalami kerugian. Tujuannya bukan lagi untuk mengikuti analisis atau rencana trading, melainkan semata-mata untuk "mengambil kembali" uang yang telah hilang. Trader yang sedang dalam mode balas dendam tidak peduli dengan sinyal teknis, fundamental,...