Update: Jumat, 11 September 2026

IBOS

PT. Indo Boga Sukses Tbk.

Rp 97
+1.04%
Volume
39.483 lot
MA 5
98
MA 20
87
RSI
62.79
High
100
Low
93
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.35%
Support (10d)
85
Resistance (10d)
107
Volume Trend (10d)
+304.1%
Score
75
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
53.97 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.811 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IBOS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.35%. Area support terdekat berada di sekitar Rp85, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp107.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 97 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 112 - 121 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 92 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?

Saat memutuskan untuk terjun ke pasar modal, setiap investor akan menghadapi pertanyaan mendasar: Apakah lebih baik membeli saham perusahaan secara langsung (saham individual) atau membeli kumpulan saham dalam satu produk ETF (Exchange Traded Fund)? Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, ketika kita membedahnya secara khusus dari sisi biaya dan risiko, perbedaannya cukup mencolok. Artikel ini akan membantu Anda memilih pendekatan yang paling sesuai dengan profil dan tujuan investasi Anda. Definisi Singkat Saham Individual: Membeli kepemilikan langsung di satu perusahaan tertentu, misalnya saham BBCA (Bank Central Asia) atau TLKM (Telkom Indonesia). ETF: Membeli satu unit yang mewakili keranjang berisi puluhan hingga ribuan saham sekaligus, misalnya ETF yang melacak indeks LQ45 atau S&P 500. Perbandingan dari Sisi Biaya Biaya Transaksi Jenis Biaya Saham Individual ETF Biaya beli/jual...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  2. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  3. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  4. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  5. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  6. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  7. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  8. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  9. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  10. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham

TradingView Chart - IBOS