Update: Jumat, 23 Oktober 2026

MTSM

PT. Metro Realty Tbk.

Rp 500
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
500
MA 20
500
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi

Dalam analisis teknikal, terdapat sebuah fenomena yang dikenal oleh para trader berpengalaman: sebelum pergerakan harga yang besar, seringkali terjadi periode ketenangan. Harga bergerak dalam rentang yang semakin sempit, volume menurun, dan pasar tampak "tertidur". Fenomena ini dikenal sebagai The Compression Pattern (atau sering disebut Volatility Squeeze atau Coil Pattern). Compression Pattern adalah kondisi di mana rentang harga (high-low) terus menyempit dari waktu ke waktu, menciptakan pola segitiga yang meruncing. Pasar seperti pegas yang ditekan—semakin kuat tekanan, semakin eksplosif pelepasan energinya. Ketika kompresi mencapai titik puncaknya, harga akan "meledak" keluar dalam suatu pergerakan besar yang disebut ekspansi (expansion). Bagi trader yang memahami pola ini, compression adalah periode persiapan—bukan untuk entry, melainkan untuk bersiap menangkap breakout ketika harga akhirnya bergerak. Karakteristik Compression Pattern Compression Pattern adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  2. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  3. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  4. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
  5. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  6. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  7. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  8. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  9. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  10. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang

TradingView Chart - MTSM