Update: Senin, 7 September 2026

SMCB

PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Rp 775
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
775
MA 20
775
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Artikel menarik lainnya:

  1. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  2. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  3. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  4. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  5. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  6. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  7. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  8. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  9. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  10. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - SMCB