Update: Kamis, 8 Oktober 2026

SRAJ

PT. Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.

Rp 13.000
+0.58%
Volume
9 lot
MA 5
12.985
MA 20
13.244
RSI
70.00
High
13.000
Low
12.925
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.97%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
13.000
Volume Trend (10d)
-75.9%
Score
40
Win Rate (30d)
13.33 %
P/L (30d)
-9.72 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (70.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -3 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SRAJ saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 70.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp13.000.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 0, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga

Dalam dunia trading saham, kemampuan membaca candlestick adalah keahlian fundamental yang wajib dikuasai. Dari sekian banyak pola reversal, Hammer (Bullish) adalah salah satu formasi satu candlestick yang paling terkenal dan paling bisa diandalkan, terutama bagi trader yang suka memburu titik balik dari tren turun. Pola ini diberi nama "Hammer" (palu) karena bentuknya yang menyerupai alat palu—tubuh kecil di atas dan tangkai panjang di bawah. Dan seperti palu, pola ini bisa "memukul" tren turun hingga berbalik arah. Apa Itu Hammer (Bullish)? Secara visual, Hammer terbentuk dalam satu periode (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Sumbu bawah (lower shadow) panjang – minimal 2 kali panjang tubuh candlestick. Tubuh (real body) kecil – berada di bagian atas rentang harga. Sumbu atas (upper shadow) sangat pendek –...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  2. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  3. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  4. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  5. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  6. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  7. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  8. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  9. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  10. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi

TradingView Chart - SRAJ