Update: Senin, 5 Oktober 2026

SRIL

PT. Sri Rejeki Isman Tbk.

Rp 146
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
146
MA 20
146
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif

Anda mungkin pernah mengalami ini: di tengah rapat penting, tiba-tiba tangan Anda tanpa sadar membuka aplikasi trading. Di saat berkumpul dengan keluarga, Anda menyelinap ke kamar mandi hanya untuk mengecek harga saham. Sebelum tidur, Anda masih scroll grafik pergerakan IHSG. Perilaku cek harga secara kompulsif ini bukan hanya menguras waktu dan energi, tetapi juga merusak kualitas keputusan investasi Anda. Semakin sering Anda melihat fluktuasi harga kecil, semakin besar kemungkinan Anda bereaksi berlebihan terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Solusinya bukan dengan "menahan diri" secara paksa—karena itu sulit dilakukan. Solusinya adalah mengubah sistem. Salah satu cara paling sederhana namun sangat efektif adalah dengan mengatur notifikasi harga dengan cerdas. Mengapa Mengecek Harga Terus-Menerus Berbahaya? Sebelum membahas teknisnya, pahami dulu mengapa kebiasaan ini merugikan: Dampak Negatif Penjelasan Keputusan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  2. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  3. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  4. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  5. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  6. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  7. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  8. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  9. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  10. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal

TradingView Chart - SRIL