Update: Jumat, 11 September 2026

UNIT

PT. Nusantara Inti Corpora Tbk

Rp 316
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
316
MA 20
316
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula

Bagi Anda yang baru mulai terjun ke dunia investasi saham, pasti sering mendengar istilah-istilah teknis seperti PER, EPS, atau PBV. Salah satu yang paling penting dan sering digunakan oleh investor value investing adalah PBV atau Price to Book Value. Lalu, apa sebenarnya PBV itu, dan mengapa angka ini penting? Mari kita bahas dari dasar. Pengertian PBV Price to Book Value (PBV) adalah rasio yang membandingkan harga saham sebuah perusahaan dengan nilai bukunya (book value). Sederhananya, PBV menjawab pertanyaan: “Berapa kali lipat harga saham saat ini dibandingkan dengan nilai aktiva bersih perusahaan?” Price (Harga): Harga saham perusahaan di pasar bursa saat ini. Book Value (Nilai Buku): Nilai bersih aset perusahaan jika semua aset dijual dan semua utang dilunasi. Nilai ini biasanya tercatat dalam laporan keuangan (ekuitas)....

Artikel menarik lainnya:

  1. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  2. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  3. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  4. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  5. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  6. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  7. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  8. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  9. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  10. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik

TradingView Chart - UNIT