Update: Jumat, 23 Oktober 2026

WIFI

PT. Solusi Sinergi Digital Tbk.

Rp 1.115
+0.45%
Volume
331.000 lot
MA 5
1.123
MA 20
1.360
RSI
31.52
High
1.130
Low
1.080
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.84%
Support (10d)
955
Resistance (10d)
1.410
Volume Trend (10d)
+4.1%
Score
40
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-42.82 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 15.806 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WIFI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp955, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.410.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 955, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi

Dalam dunia saham, sektor teknologi dan perusahaan digital sering kali menjadi primadona karena pertumbuhannya yang eksponensial. Namun, dibalik kisah sukses yang gemilang, banyak juga perusahaan teknologi yang bangkrut dalam diam karena satu kesalahan fundamental: mereka menghabiskan terlalu banyak uang untuk mendapatkan pelanggan, tetapi setiap pelanggan hanya bertahan sebentar dan menghasilkan sedikit pendapatan. Di sinilah analisis Customer Acquisition Cost (CAC) dan Lifetime Value (LTV) menjadi sangat penting. Ini adalah dua metrik yang paling jujur tentang kesehatan model bisnis sebuah perusahaan digital, jauh sebelum laporan laba rugi menunjukkan warna sebenarnya. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu CAC dan LTV, mengapa rasio keduanya adalah penentu utama kesuksesan jangka panjang, serta bagaimana investor saham bisa menggunakannya untuk memisahkan emas dari sampah di sektor teknologi. Apa Itu Customer...

Artikel menarik lainnya:

  1. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  2. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  3. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  4. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  5. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  6. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  7. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  8. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  9. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  10. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos

TradingView Chart - WIFI