Update: Senin, 7 September 2026

BVIC

PT. Bank Victoria International Tbk.

Rp 94
-1.05%
Volume
7.330 lot
MA 5
95
MA 20
93
RSI
53.85
High
96
Low
94
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.86%
Support (10d)
91
Resistance (10d)
100
Volume Trend (10d)
+168.7%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
2.17 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 194 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BVIC saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.86%. Area support terdekat berada di sekitar Rp91, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 94 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 108 - 118 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 89 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik

Tidak ada momen yang lebih menegangkan dalam investasi saham selain saat pasar sedang crash. IHSG jatuh ratusan poin dalam hitungan hari. Layar monitor Anda dipenuhi warna merah. Nilai portofolio Anda menyusut 10 persen, lalu 20 persen, lalu 30 persen. Berita buruk datang silih berganti. Rekan-rekan trader di grup WhatsApp panik dan saling melempar isu. Di saat seperti ini, logika seringkali berhenti bekerja. Yang menggantikannya adalah amigdala, bagian otak yang bertanggung jawab atas respons takut dan panik. Dan amigdala tidak pandai mengambil keputusan keuangan. Mengendalikan emosi saat pasar crash bukanlah sekadar tips tambahan untuk menjadi trader yang lebih baik. Ia adalah keterampilan bertahan hidup. Mereka yang bisa mengendalikan emosinya akan keluar dari krisis dengan modal utuh, siap untuk peluang besar yang selalu muncul setelah kehancuran. Mereka...

Artikel menarik lainnya:

  1. CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank
  2. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  3. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  4. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  5. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  6. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  7. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  8. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  9. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  10. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang

TradingView Chart - BVIC