Update: Jumat, 11 September 2026

KOBX

PT. Kobexindo Tractors Tbk.

Rp 177
-0.56%
Volume
13.350 lot
MA 5
178
MA 20
174
RSI
61.11
High
179
Low
175
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.41%
Support (10d)
172
Resistance (10d)
199
Volume Trend (10d)
-44.8%
Score
50
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
9.94 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -489 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KOBX saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp172, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp199.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 172, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi

Dalam dunia saham, investor biasanya menyukai perusahaan dengan laba bersih yang besar dan stabil. Namun, ada satu pos beban yang justru bisa menjadi tanda kekuatan masa depan meskipun menekan laba hari ini: Pengeluaran Riset dan Pengembangan (R&D). Perusahaan seperti Amazon, Tesla, atau perusahaan farmasi raksasa menghabiskan miliaran dolar untuk R&D setiap tahun—dan justru itulah yang membuat mereka terus tumbuh. Artikel ini akan membahas apa itu rasio R&D, bagaimana menilainya dalam konteks saham, mengapa R&D tinggi tidak selalu baik, serta cara membedakan perusahaan yang berinvestasi untuk masa depan dengan perusahaan yang sekadar membakar uang. 1. Apa Itu Pengeluaran R&D dan Rasio R&D? Riset dan Pengembangan (Research & Development / R&D) adalah aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan produk baru, meningkatkan produk yang sudah ada, atau menemukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  2. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  3. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  4. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  5. Marubozu (Bullish & Bearish): Candlestik Tanpa Bayangan yang Menunjukkan Kekuatan Ekstrem
  6. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  7. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  8. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  9. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  10. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish

TradingView Chart - KOBX