Update: Senin, 5 Oktober 2026

GIAA

PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 47
-6.00%
Volume
444.208 lot
MA 5
53
MA 20
60
RSI
13.64
High
47
Low
47
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.72%
Support (10d)
47
Resistance (10d)
64
Volume Trend (10d)
-3.7%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-31.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (13.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.348 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GIAA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 13.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp47, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp64.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 64 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 70, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 47 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return

Selama beberapa dekade, investor percaya bahwa satu-satunya cara mendapatkan return lebih tinggi adalah dengan mengambil risiko lebih tinggi — terutama risiko pasar (beta). Namun, riset modern menunjukkan bahwa ada faktor-faktor tertentu yang secara historis memberikan kelebihan return (alpha) tanpa harus mengambil risiko pasar secara berlebihan. Inilah yang disebut factor investing atau smart beta. Alih-alih hanya membeli indeks pasar berdasarkan kapitalisasi (semakin besar perusahaan semakin besar bobotnya), Anda membeli indeks yang diboboti berdasarkan karakteristik tertentu seperti ukuran perusahaan (size), nilai (value), kualitas (quality), atau volatilitas rendah (low volatility). Artikel ini akan membahas empat faktor utama yang paling terbukti secara empiris dan dapat diterapkan oleh investor ritel. Apa Itu Factor Investing? Factor investing adalah strategi investasi yang menargetkan karakteristik (faktor) spesifik yang secara historis terbukti memberikan return...

Artikel menarik lainnya:

  1. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  2. Laba dari Anak Perusahaan yang Tidak Terkonsolidasi: Aset Tersembunyi atau Jebakan Akuntansi?
  3. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  4. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!
  5. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  6. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  7. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan
  8. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  9. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  10. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace

TradingView Chart - GIAA