Update: Jumat, 22 Mei 2026

BGTG

PT. Bank Ganesha Tbk.

Rp 117
+0.86%
Volume
25.311 lot
MA 5
116
MA 20
121
RSI
38.10
High
118
Low
116

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.53%
Support (10d)
115
Resistance (10d)
125
Volume Trend (10d)
-20.4%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
2.63 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.095 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BGTG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.53%. Area support terdekat berada di sekitar Rp115, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp125.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 109 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berusaha mengukur kekuatan tren — tetapi kebanyakan dari mereka hanya melihat harga penutupan. Bagaimana dengan pergerakan harga di dalam periode itu sendiri? Apakah tren naik yang terjadi karena pergerakan yang konsisten setiap hari berbeda dengan tren naik yang terjadi dengan pergerakan yang liar? Vortex Indicator menjawab pertanyaan ini. Dikembangkan oleh Etienne Botes dan Douglas Siepman, indikator ini mengukur arah tren dengan menganalisis pergerakan harga dari periode ke periode — bukan hanya dari close ke close, tetapi dari high ke high dan low ke low. Hasilnya adalah dua garis: VI+ (Vortex positif) dan VI- (Vortex negatif), yang saling bersilangan untuk memberikan sinyal beli dan jual. Bagi trader yang ingin memahami "pusaran" pergerakan pasar, Vortex Indicator adalah alat yang unik dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  2. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  3. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  4. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  5. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  6. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  7. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  8. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  9. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  10. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan

TradingView Chart - BGTG