Update: Selasa, 6 Oktober 2026

GJTL

PT. Gajah Tunggal Tbk.

Rp 1.285
-0.39%
Volume
53.106 lot
MA 5
1.254
MA 20
1.299
RSI
40.43
High
1.295
Low
1.265
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.37%
Support (10d)
1.200
Resistance (10d)
1.310
Volume Trend (10d)
-25.8%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-8.21 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.193 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GJTL saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.200, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.310.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.140 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih

Dalam dunia saham, investor sering kali terjebak dalam hitung-hitungan rasio keuangan klasik: PER, PBV, ROE, dan seterusnya. Namun ada satu rasio yang jarang dibahas, tetapi sangat krusial untuk memahami sejauh mana manajemen mengutamakan pemegang saham atau justru mengutamakan diri sendiri: Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih. Rasio ini mengukur berapa besar bagian laba bersih perusahaan yang "dimakan" oleh gaji, bonus, dan tunjangan para direksi serta jajaran manajemen puncak. Semakin tinggi rasionya, semakin besar potensi bahwa manajemen "menggaji diri sendiri secara berlebihan" dengan mengorbankan keuntungan yang seharusnya menjadi hak pemegang saham. Artikel ini akan membahas cara menghitung rasio tersebut, angka normal di berbagai industri, serta tanda-tanda bahaya yang perlu Anda waspadai. Apa Itu Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih? Secara sederhana, rasio ini adalah perbandingan antara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  2. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  3. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  4. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  5. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  6. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  7. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  8. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  9. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  10. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari

TradingView Chart - GJTL