Update: Jumat, 10 Juli 2026

GJTL

PT. Gajah Tunggal Tbk.

Rp 1.110
+0.91%
Volume
14.774 lot
MA 5
1.114
MA 20
1.134
RSI
29.41
High
1.115
Low
1.100
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.87%
Support (10d)
1.090
Resistance (10d)
1.135
Volume Trend (10d)
-55.0%
Score
30
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-7.11 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.4) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8.869 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GJTL saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.090, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.135.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.036 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis

Dalam dunia saham, ada satu metode valuasi yang sering digunakan oleh banker investasi dan para pemburu saham value, namun jarang dikenal oleh investor ritel: Analisis Precedent Transaction. Metode ini menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan sejenis diakuisisi oleh pihak lain, berapa harga yang bersedia dibayar oleh pembeli?" Berbeda dengan analisis comparables (trading comps) yang melihat harga saham di pasar publik, precedent transaction melihat harga aktual yang dibayarkan dalam transaksi nyata—lengkap dengan premi yang dibayarkan untuk mendapatkan kendali perusahaan. Artikel ini akan membahas metode ini, kapan menggunakannya, serta bagaimana investor ritel dapat memanfaatkannya untuk menemukan saham yang undervalued. 1. Apa Itu Analisis Precedent Transaction? Analisis Precedent Transaction adalah metode valuasi yang membandingkan perusahaan target dengan transaksi akuisisi masa lalu (precedent transactions) yang melibatkan perusahaan sejenis. Metode ini mengasumsikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  2. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  3. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  4. Ketika Pasar Menjadi Narkoba: Saham dan Gangguan Kecanduan Dopamin
  5. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  6. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  7. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  8. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  9. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  10. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?

TradingView Chart - GJTL