Update: Senin, 5 Oktober 2026

MANG

PT. Manggung Polahraya Tbk.

Rp 35
+2.94%
Volume
39.317 lot
MA 5
35
MA 20
38
RSI
33.33
High
35
Low
33
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.47%
Support (10d)
33
Resistance (10d)
39
Volume Trend (10d)
-63.4%
Score
35
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-12.50 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (33.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.466 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MANG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 33.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp33, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp39.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 31 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Impulse Wave (lima gelombang penggerak utama), kini saatnya mengenal sisi lain dari Elliott Wave Theory: Corrective Wave – tiga gelombang yang bergerak berlawanan dengan tren utama, diberi label A, B, dan C. Jika Impulse Wave adalah "otot" yang mendorong harga ke arah tren utama, maka Corrective Wave adalah "nafas" di antara dorongan-dorongan tersebut. Memahami struktur gelombang korektif sama pentingnya dengan memahami gelombang impulsif, karena di sinilah trader sering terjebak. Corrective Wave sering kali lebih kompleks, lebih berliku, dan lebih sulit diidentifikasi dibandingkan Impulse Wave. Namun, dengan pemahaman yang tepat, Anda dapat mengenali di mana koreksi dimulai, di mana ia berakhir, dan kapan harus bersiap untuk gelombang impulsif berikutnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Corrective Wave (gelombang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  2. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  3. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  4. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  5. Bahaya Blind Follow Signal Grup Telegram: Jalan Pintas Menuju Kebangkrutan
  6. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  7. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  8. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  9. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  10. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

TradingView Chart - MANG