Update: Jumat, 11 September 2026

LPGI

PT. Lippo General Insurance Tbk.

Rp 645
0.00%
Volume
3 lot
MA 5
642
MA 20
637
RSI
58.33
High
645
Low
640
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.32%
Support (10d)
610
Resistance (10d)
705
Volume Trend (10d)
+201.3%
Score
95
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
2.38 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LPGI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.32%. Area support terdekat berada di sekitar Rp610, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp705.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 645 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 742 - 806 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 613 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham

Anda mungkin pernah mendengar nama Benjamin Graham. Beliau adalah guru dari Warren Buffett dan dianggap sebagai bapak value investing. Salah satu strategi legendarisnya adalah membeli saham dengan harga di bawah Net Current Asset Value (NCAV). Strategi ini sangat sederhana di konsep, tapi sangat efektif di masa lalu. Bahkan Warren Buffett menyebutnya sebagai "strategi membeli uang Rp1 hanya dengan Rp50". Mari kita pahami apa itu NCAV dan bagaimana menerapkannya. Apa Itu Net Current Asset Value (NCAV)? Net Current Asset Value (NCAV) adalah nilai aset lancar bersih perusahaan setelah dikurangi semua utang (kewajiban). Sederhananya, NCAV menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan dilikuidasi (dibubarkan) hari ini, berapa nilai aset lancar yang tersisa untuk pemegang saham setelah semua utang dibayar?" Rumus NCAV: NCAV = Aset Lancar - Total Utang (Kewajiban) Apa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat
  2. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  3. Churning: Volume Besar, Range Kecil sebagai Tanda Distribusi dan Akumulasi
  4. Metode Volatility Weighting: Menyesuaikan Alokasi Berdasarkan Risiko Pasar
  5. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  6. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  7. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  8. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  9. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  10. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah

TradingView Chart - LPGI