Update: Senin, 5 Oktober 2026

LPGI

PT. Lippo General Insurance Tbk.

Rp 645
0.00%
Volume
97 lot
MA 5
643
MA 20
644
RSI
50.00
High
645
Low
620
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.73%
Support (10d)
570
Resistance (10d)
675
Volume Trend (10d)
-48.6%
Score
45
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LPGI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.73%. Area support terdekat berada di sekitar Rp570, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp675.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 570, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal

Dalam dunia investasi saham, Anda mungkin pernah mendengar istilah right issue atau HMETD (Hasil Memesan Efek Terlebih Dahulu). Bagi investor pemula, frasa ini sering terdengar asing dan membingungkan. Apakah right issue itu baik atau buruk? Apakah investor wajib ikut? Mengapa harga saham sering turun setelah pengumuman right issue? Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu right issue, bagaimana mekanismenya, serta dampaknya bagi investor. Apa Itu Right Issue? Right issue adalah aksi korporasi di mana perusahaan menerbitkan saham baru untuk dijual terlebih dahulu kepada pemegang saham lama, bukan kepada publik umum. Istilah lain yang umum digunakan adalah HMETD (Hasil Memesan Efek Terlebih Dahulu). Secara sederhana, bayangkan Anda adalah salah satu pemilik sebuah perusahaan kue. Perusahaan Anda ingin ekspansi membuka toko baru, tetapi dana yang tersedia...

Artikel menarik lainnya:

  1. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar
  2. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  3. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  4. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  5. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  6. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  7. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  8. Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil
  9. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  10. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)

TradingView Chart - LPGI