Update: Kamis, 8 Oktober 2026

SMSM

PT. Selamat Sempurna Tbk.

Rp 1.685
-1.17%
Volume
14.865 lot
MA 5
1.689
MA 20
1.696
RSI
40.00
High
1.705
Low
1.680
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.65%
Support (10d)
1.665
Resistance (10d)
1.705
Volume Trend (10d)
-39.7%
Score
15
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-1.75 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -7.805 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMSM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.65%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.665, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.705.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.582 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?

Dalam investasi saham, kita sering mendengar kalimat: "Saham itu naik turun, wajar saja." Namun, tidak semua penurunan diciptakan sama. Ada perbedaan besar antara portofolio yang turun 10% lalu pulih dalam dua bulan, dengan portofolio yang turun 50% dan butuh lima tahun untuk kembali ke titik impas. Maximum Drawdown (MDD) adalah metrik yang mengukur kerugian terbesar yang pernah dialami oleh portofolio Anda dari puncak tertinggi hingga lembah terendah, sebelum akhirnya pulih kembali ke puncak sebelumnya. Artikel ini akan membahas bagaimana mengukur, menginterpretasikan, dan menggunakan MDD untuk memahami risiko portofolio saham Anda. Apa Itu Maximum Drawdown (MDD)? Secara sederhana, Maximum Drawdown adalah jawaban atas pertanyaan: "Berapa persen kerugian terburuk yang pernah saya alami jika saya membeli di puncak tertinggi dan menjual di titik terendah?" Berbeda dengan sekadar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  2. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  3. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  4. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  5. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  6. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  7. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  8. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  9. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  10. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?

TradingView Chart - SMSM