Update: Jumat, 5 Juni 2026

SMSM

PT. Selamat Sempurna Tbk.

Rp 1.625
-1.81%
Volume
17.459 lot
MA 5
1.677
MA 20
1.774
RSI
18.67
High
1.665
Low
1.625
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.31%
Support (10d)
1.625
Resistance (10d)
1.785
Volume Trend (10d)
+0.2%
Score
35
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-9.47 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (18.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.513 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMSM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 18.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.31%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.625, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.785.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.544 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang

Dalam dunia saham, ada satu kategori emiten yang paling menarik sekaligus paling berbahaya: startup teknologi yang masih merugi. Mereka menjanjikan pertumbuhan eksponensial, menguasai pasar dengan diskon besar-besaran, dan mencatatkan lonjakan jumlah pengguna yang spektakuler. Namun di balik semua itu, ada pertanyaan sederhana yang sering dilupakan investor pemula: “Berapa lama perusahaan ini bisa bertahan sebelum kehabisan uang?” Jawabannya terletak pada Burn Rate. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu burn rate, bagaimana menghitungnya, mengapa rasio ini menjadi penentu hidup mati sebuah startup, serta bagaimana investor saham bisa menggunakannya untuk menghindari jebakan perusahaan yang akan tumbang. Apa Itu Burn Rate? Burn Rate adalah kecepatan sebuah perusahaan menghabiskan (membakar) kasnya untuk membiayai operasional, terutama ketika perusahaan tersebut masih merugi dan belum menghasilkan arus kas positif. Burn rate...

Artikel menarik lainnya:

  1. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  2. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  3. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  4. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  5. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  6. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  7. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula
  8. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  9. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  10. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem

TradingView Chart - SMSM