Update: Jumat, 11 September 2026

POWR

PT. Cikarang Listrindo Tbk.

Rp 995
+1.02%
Volume
66.829 lot
MA 5
967
MA 20
900
RSI
67.78
High
995
Low
960
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.46%
Support (10d)
895
Resistance (10d)
1.040
Volume Trend (10d)
+69.0%
Score
100
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
38.19 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (67.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 13.009 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham POWR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 67.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp895, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.040.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 995 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.144 - 1.244 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 945 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang

Dalam dunia investasi saham, kita sering mendengar istilah beta. Beta mengukur seberapa sensitif pergerakan saham terhadap pasar. Namun, tahukah Anda bahwa beta yang terlihat di layar aplikasi trading Anda sebenarnya adalah levered beta – beta yang sudah tercampur dengan efek utang perusahaan? Para investor cerdas perlu memahami perbedaan antara unlevered beta (beta tanpa utang) dan levered beta (beta dengan utang). Memisahkan keduanya akan membantu Anda menilai risiko murni dari bisnis perusahaan, terlepas dari bagaimana perusahaan mendanai operasinya. Artikel ini akan membedah kedua konsep ini, cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu Levered Beta (βL)? Levered beta adalah beta yang secara normal kita lihat di platform saham. Ia mencerminkan total risiko sistematis dari sebuah saham, yang terdiri dari dua komponen: Risiko bisnis (business...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  2. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  3. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  4. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  5. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  6. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  7. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  8. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  9. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  10. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?

TradingView Chart - POWR