Update: Jumat, 10 Juli 2026

SMAR

PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk.

Rp 5.075
+0.50%
Volume
705 lot
MA 5
4.965
MA 20
4.811
RSI
59.32
High
5.150
Low
5.025
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.53%
Support (10d)
4.590
Resistance (10d)
5.150
Volume Trend (10d)
-41.2%
Score
100
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
0.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (59.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 24 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMAR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 59.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.53%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.590, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp5.150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 5.075 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 5.836 - 6.344 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 4.821 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang

Dalam dunia investasi saham tambang dan komoditas, harga saham bisa naik turun dipengaruhi sentimen global, nilai tukar, atau bahkan berita politik di negara berkembang. Namun di balik semua fluktuasi itu, ada satu metrik fundamental yang kerap menjadi pembeda antara perusahaan tambang yang bertahan lama dengan yang bangkrut saat siklus komoditas melemah: Production Cost per Ton (atau biaya produksi per ton). Metrik ini sederhana, jujur, dan tanpa basa-basi. Ia menjawab pertanyaan: Berapa uang yang harus dikeluarkan perusahaan untuk menghasilkan satu ton produk tambang (batubara, nikel, tembaga, bijih besi, dll.)? Apa Itu Production Cost per Ton? Production Cost per Ton adalah total biaya yang dikeluarkan perusahaan tambang untuk mengekstraksi, mengolah, dan mengirimkan satu ton produk jadi (atau konsentrat) ke titik penjualan, dibagi dengan jumlah ton yang berhasil...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  2. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  3. Membaca Pikiran Pasar: Cara Market Delta Mengungkap Reversal di Level Ekstrem
  4. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  5. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  6. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  7. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  8. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  9. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  10. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar

TradingView Chart - SMAR