Update: Jumat, 11 September 2026

ASPI

PT. Andalan Sakti Primaindo Tbk.

Rp 490
+1.66%
Volume
20.438 lot
MA 5
476
MA 20
418
RSI
74.30
High
540
Low
472
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.39%
Support (10d)
374
Resistance (10d)
585
Volume Trend (10d)
+280.4%
Score
45
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
23.74 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (74.3) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -315 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASPI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 74.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp374, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp585.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 374, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands (berbasis standar deviasi) dan Keltner Channel (berbasis ATR), kini saatnya mengenal channel yang paling sederhana namun sangat powerful untuk menangkap breakout: Donchian Channel. Donchian Channel dikembangkan oleh Richard Donchian, seorang trader legendaris yang dianggap sebagai "Bapak Trend Following". Donchian Channel adalah salah satu indikator tertua dalam analisis teknikal, digunakan sejak tahun 1940-an. Indikator ini menjadi fondasi dari banyak sistem trading trend following terkenal, termasuk sistem "Turtle Trading" yang legendaris. Keunikan Donchian Channel adalah ia tidak menghitung rata-rata atau deviasi – ia hanya mencatat harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu. Hasilnya adalah channel yang sangat responsif terhadap pergerakan harga, namun tetap memberikan level support/resistance yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Donchian Channel, mulai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  2. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  3. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  4. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  5. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  6. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  7. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  8. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi
  9. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  10. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat

TradingView Chart - ASPI