Update: Kamis, 11 Juni 2026

NIRO

PT. City Retail Developments Tbk.

Rp 148
+2.07%
Volume
1.847 lot
MA 5
144
MA 20
167
RSI
38.52
High
152
Low
140
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.64%
Support (10d)
136
Resistance (10d)
200
Volume Trend (10d)
-97.8%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-34.51 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 44 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NIRO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.64%. Area support terdekat berada di sekitar Rp136, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp200.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 200 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 220, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 136 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula

Dalam dunia investasi saham, Anda pasti sering mendengar istilah "laba perusahaan". Tapi tahukah Anda bahwa laba itu tidak hanya satu macam? Ada laba operasional dan ada laba bersih. Keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki makna yang sangat berbeda. Mari kita pahami dari dasar. Mengapa Penting Memahami Jenis Laba? Sebelum membeli saham, investor ingin tahu: "Sehat tidak sih perusahaan ini?" Jawabannya terletak pada laporan laba rugi. Namun, jika Anda hanya melihat angka laba bersih tanpa memahami komponennya, Anda bisa tertipu. Contoh: Sebuah perusahaan tahun ini labanya naik 300%. Hebat? Belum tentu. Bisa jadi karena menjual anak usaha atau gedung, bukan karena bisnis utamanya membaik. Di sinilah pentingnya memahami laba operasional vs laba bersih. Apa Itu Laba Operasional? Laba Operasional adalah laba yang dihasilkan dari kegiatan utama atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  2. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  3. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  4. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  5. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  6. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  7. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  8. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  9. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  10. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio

TradingView Chart - NIRO