Update: Senin, 6 Juli 2026

ATIC

PT. Anabatic Technologies Tbk.

Rp 480
-2.44%
Volume
2.792 lot
MA 5
480
MA 20
476
RSI
48.44
High
496
Low
466
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.08%
Support (10d)
444
Resistance (10d)
585
Volume Trend (10d)
+656.4%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.83 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -72 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ATIC saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp444, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp585.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 444, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengukur harga, momentum, atau volume. Namun, Bill Williams — psikolog, trader, dan penulis buku "Trading Chaos" — mengambil pendekatan yang berbeda. Ia menggunakan analogi alam untuk menjelaskan perilaku pasar. Salah satu kontribusinya yang paling unik adalah Alligator dan turunannya, Gator Oscillator. Gator Oscillator adalah indikator yang diturunkan dari Alligator. Jika Alligator menunjukkan kapan pasar sedang "tidur" (konsolidasi) atau "makan" (tren), maka Gator Oscillator mengukur "nafsu makan" alligator tersebut — seberapa besar mulutnya terbuka atau tertutup. Bagi trader yang ingin mengidentifikasi siklus konsolidasi dan tren secara visual, Gator Oscillator adalah alat yang unik dan intuitif. Karakteristik Gator Oscillator Gator Oscillator adalah indikator osilator yang menggambarkan selisih antara garis-garis pada Alligator (Rahang, Gigi, dan Bibir). Hasilnya adalah histogram batang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  2. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi
  3. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  4. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  5. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  6. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  7. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  8. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  9. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  10. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?

TradingView Chart - ATIC