Update: Jumat, 10 Juli 2026

LOPI

PT. Logisticsplus International Tbk.

Rp 58
-1.69%
Volume
4.013 lot
MA 5
59
MA 20
56
RSI
52.94
High
60
Low
58
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.04%
Support (10d)
45
Resistance (10d)
64
Volume Trend (10d)
-15.3%
Score
60
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-41.41 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LOPI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.04%. Area support terdekat berada di sekitar Rp45, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp64.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 59 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 64 - 67 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 54 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!

Ketika Anda memutuskan untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas, Anda akan disambut dengan dua istilah yang sekilas mirip tetapi memiliki fungsi yang sangat berbeda: Rekening Dana Efek (RDN) dan Rekening Saham (atau Rekening Efek). Banyak pemula mengira keduanya sama, atau bahkan tidak tahu bahwa mereka memiliki dua rekening terpisah. Padahal, memahami perbedaan antara RDN dan rekening saham adalah fondasi penting agar Anda tidak salah dalam menyetor uang, menarik dana, atau membaca saldo di aplikasi trading. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu kedua rekening tersebut, fungsi masing-masing, perbedaan utamanya, serta bagaimana cara menggunakannya dengan benar. Bagian 1: Analogi Sederhana untuk Memahami Kedua Rekening Sebelum masuk ke definisi formal, mari kita gunakan analogi yang mudah dicerna. Bayangkan Anda ingin membeli koleksi koin langka di sebuah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  2. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  3. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  4. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  5. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  6. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  7. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  8. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  9. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  10. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri

TradingView Chart - LOPI