Update: Jumat, 22 Mei 2026

AVIA

PT. Avia Avian Tbk.

Rp 332
-1.19%
Volume
131.897 lot
MA 5
342
MA 20
375
RSI
12.50
High
336
Low
326

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.36%
Support (10d)
326
Resistance (10d)
394
Volume Trend (10d)
-30.7%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-12.17 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (12.5) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -67.249 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AVIA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 12.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.36%. Area support terdekat berada di sekitar Rp326, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp394.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 310 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham

Di tengah hiruk-pikuk analisis teknikal, rasio PER, dan PBV, ada satu metode valuasi yang tergolong "kuno" namun terbukti tangguh dalam kondisi pasar tertentu. Metode ini dikenal dengan nama Net-Net Stock atau pendekatan Price to NCAV (Net Current Asset Value). Bagi investor yang menyukai pendekatan deep value (nilai ekstrem), strategi ini seperti memburu barang diskon besar-besaran di pasar saham. Apa Itu NCAV? NCAV adalah singkatan dari Net Current Asset Value atau Nilai Aset Lancar Bersih. Konsep ini pertama kali dipopulerkan oleh legenda investasi Benjamin Graham, yang juga dikenal sebagai ayah dari value investing dan mentor Warren Buffett. Rumus sederhana NCAV adalah: NCAV = Aset Lancar – Total Kewajiban Dengan kata lain, NCAV menghitung berapa nilai yang tersisa jika perusahaan melikuidasi semua aset lancarnya (kas, piutang, persediaan)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  2. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  3. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  4. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  5. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  6. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  7. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  8. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  9. Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down
  10. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru

TradingView Chart - AVIA