Update: Kamis, 15 Oktober 2026

AVIA

PT. Avia Avian Tbk.

Rp 356
+1.71%
Volume
104.064 lot
MA 5
351
MA 20
340
RSI
58.82
High
356
Low
342
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.49%
Support (10d)
324
Resistance (10d)
358
Volume Trend (10d)
-29.4%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-4.30 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 30.371 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AVIA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp324, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp358.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 356 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 409 - 445 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 338 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah

Dalam hiruk-pikuk grafik saham yang penuh dengan fluktuasi harga, terkadang hal yang paling sederhana justru menyimpan makna paling dalam. Salah satu pola candlestick yang sering terlewatkan oleh trader pemula adalah Matching Low. Pola ini terbentuk dari dua candlestick yang memiliki harga penutupan yang sama di level rendah, dan meskipun tampak sederhana, ia dapat memberikan sinyal potensi pembalikan bullish yang cukup andal. Bagi trader yang jeli, Matching Low adalah salah satu alat untuk mendeteksi titik di mana tekanan jual mulai kehabisan tenaga. Karakteristik Pola Matching Low Matching Low adalah pola yang terbentuk dari dua candlestick dalam konteks tren turun. Nama "Matching Low" secara harfiah berarti "menyamakan level rendah" — yaitu harga penutupan yang sama. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai berikut: Candlestick Pertama (Hari 1): Berwarna hitam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Coppock Curve: Sinyal Beli Legendaris untuk Menangkap Bottom Pasar
  2. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  3. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  4. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  5. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  6. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  7. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  8. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  9. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  10. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil

TradingView Chart - AVIA