Update: Kamis, 22 Oktober 2026

BACH

PT. Bach Multi Global Tbk.

Rp 254
+1.60%
Volume
181.219 lot
MA 5
251
MA 20
321
RSI
25.81
High
260
Low
244
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.23%
Support (10d)
230
Resistance (10d)
354
Volume Trend (10d)
-16.4%
Score
80
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-41.47 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (25.8) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 29.273 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BACH saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp230, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp354.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 254 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 292 - 318 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 241 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

Setelah mempelajari Hammer (bullish) dan Hanging Man (bearish), kini saatnya mengenal satu pola bearish klasik lainnya: Shooting Star. Jika Hanging Man adalah "orang gantung" dengan sumbu panjang ke bawah, maka Shooting Star adalah kebalikannya—sumbu panjang menjulang ke atas bagaikan bintang jatuh di langit malam. Dalam analisa teknikal saham, Shooting Star dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan bearish yang paling dapat diandalkan, terutama ketika muncul di puncak tren naik yang panjang. Namanya sendiri mengandung makna: bintang jatuh membawa harapan (bull) yang kemudian padam dan berubah menjadi kehancuran (bear). Apa Itu Shooting Star (Bearish)? Secara visual, Shooting Star terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Sumbu atas (upper shadow) Panjang, minimal 2 kali panjang tubuh Tubuh (real body) Kecil,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  2. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?
  4. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  5. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  6. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  7. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  8. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  9. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  10. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan

TradingView Chart - BACH