Update: Rabu, 8 Juli 2026

BACH

PT. Bach Multi Global Tbk.

Rp 550
0.00%
Volume
36.068 lot
MA 5
N/A
MA 20
N/A
RSI
N/A
High
550
Low
550
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
550
Resistance (10d)
550
Volume Trend (10d)
Insufficient data
Score
40
Win Rate (30d)
%
P/L (30d)
%
Sinyal Trading
Neutral MA Cross: Insufficient data for MA calculation
Neutral RSI: Insufficient data for RSI calculation
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -892 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BACH saat ini menunjukkan kecenderungan sideways pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah n/a, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp550, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp550.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 550, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, Jepang memiliki banyak istilah unik untuk menggambarkan pola harga. Ada "Doji" (bimbang), "Hammer" (palu), dan "Engulfing" (menelan). Namun ada satu pola yang namanya cukup mengerikan: Upside Gap Two Crows atau "Dua Gagak dengan Celah di Atas". Mengapa dinamakan gagak? Dalam budaya Jepang, gagak sering dikaitkan dengan pertanda buruk. Dan memang, pola ini adalah sinyal pembalikan bearish yang cukup kuat di akhir tren naik. Mari kita bedah pola langka namun mematikan ini. Apa Itu Upside Gap Two Crows? Upside Gap Two Crows adalah pola pembalikan bearish yang terdiri dari tiga candlestick dan muncul setelah uptrend. Namanya berasal dari bentuknya: dua candlestick hitam (gagak) yang "bertengger" di atas celah (gap) dari candlestick pertama. Pola ini termasuk dalam kategori pola multi candlestick...

Artikel menarik lainnya:

  1. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  2. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  3. Reaksi Terhadap Margin Call: Antara Panik dan Keputusan Rasional
  4. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  5. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  6. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  7. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  8. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  9. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  10. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara

TradingView Chart - BACH