Update: Jumat, 21 Agustus 2026

BELI

PT. Global Digital Niaga Tbk.

Rp 266
+0.76%
Volume
11.085 lot
MA 5
266
MA 20
258
RSI
60.87
High
270
Low
260
Nilai
90/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.08%
Support (10d)
250
Resistance (10d)
274
Volume Trend (10d)
+167.2%
Score
90
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.76 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 130 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BELI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp274.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 266 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 306 - 333 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 253 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Claim Ratio Asuransi Kesehatan: Barometer Profitabilitas yang Tidak Boleh Diabaikan

Di antara berbagai lini bisnis yang dijalankan emiten asuransi, asuransi kesehatan adalah segmen yang paling dinamis sekaligus paling berisiko. Pertumbuhan premi kesehatan memang melesat tinggi, tetapi di balik itu mengintai bahaya laten: kenaikan klaim yang tidak terkendali. Bagi investor saham, memahami Claim Ratio (atau sering disebut Loss Ratio) pada lini asuransi kesehatan adalah kunci untuk menilai apakah pertumbuhan premi yang tinggi benar-benar menghasilkan keuntungan atau justru menjadi bubur hitam yang menggerus modal perusahaan. Artikel ini akan membedah secara mendalam apa itu claim ratio untuk asuransi kesehatan, bagaimana menginterpretasikannya, serta sinyal beli atau jual yang bisa Anda petik. Apa Itu Claim Ratio pada Asuransi Kesehatan? Claim ratio adalah perbandingan antara total klaim yang dibayarkan perusahaan dengan total premi yang diterima dari nasabah asuransi kesehatan. Claim Ratio...

Artikel menarik lainnya:

  1. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  2. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  3. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  4. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  5. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  6. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  7. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  8. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  9. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  10. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?

TradingView Chart - BELI