Update: Jumat, 4 September 2026

BELI

PT. Global Digital Niaga Tbk.

Rp 348
-2.79%
Volume
59.587 lot
MA 5
340
MA 20
281
RSI
68.91
High
398
Low
336
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.07%
Support (10d)
250
Resistance (10d)
406
Volume Trend (10d)
+254.1%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
35.94 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (68.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 12 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BELI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 68.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp406.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 348 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 400 - 435 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 331 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Aroon: Menangkap Momentum dengan Crossover Aroon Up dan Aroon Down

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar indikator dirancang untuk mengikuti harga atau mengukur momentum setelah pergerakan terjadi. Namun, ada satu indikator yang unik karena ia mengukur berapa lama harga telah mencapai titik tertinggi atau terendah dalam periode tertentu. Indikator itu adalah Aroon. Aroon dikembangkan oleh Tushar Chande pada tahun 1995. Nama "Aroon" berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "fajar" atau "awal dari sesuatu". Nama ini dipilih karena indikator ini dirancang untuk mendeteksi awal dari sebuah tren baru – seperti fajar yang menandai awal dari hari baru. Aroon berbeda dari indikator lain karena ia tidak menggunakan harga penutupan (close) secara langsung. Ia hanya menghitung berapa lama sejak harga mencapai titik tertinggi (high) dan titik terendah (low) dalam periode tertentu. Semakin baru titik ekstrem tersebut, semakin...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  2. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  3. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  4. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  5. Discounted Cash Flow (DCF): Senjata Utama Value Investor
  6. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  7. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  8. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  9. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  10. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek

TradingView Chart - BELI