Update: Senin, 6 Juli 2026

OILS

PT. Indo Oil Perkasa Tbk.

Rp 184
-1.08%
Volume
72.700 lot
MA 5
183
MA 20
185
RSI
45.81
High
191
Low
181
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.11%
Support (10d)
164
Resistance (10d)
224
Volume Trend (10d)
+44.7%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-15.60 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.709 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham OILS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp164, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp224.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 224 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 246, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 164 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya

Investasi saham sering digambarkan sebagai perjalanan solo. Layar monitor, grafik harga, dan keputusan beli-jual yang harus diambil sendiri dalam hitungan detik. Namun, realitasnya justru sebaliknya. Banyak kesalahan terbesar dalam saham terjadi bukan karena kurangnya analisis, tetapi karena tidak ada orang lain yang mengingatkan kita saat emosi mulai mengambil alih. Di sinilah peran accountability partner atau mitra akuntabilitas menjadi sangat penting. Artikel ini akan membahas mengapa memiliki seseorang yang membantu Anda tetap disiplin bisa menjadi pembeda antara sukses jangka panjang dan kegagalan yang berulang. 1. Apa Itu Accountability Partner dalam Konteks Saham? Accountability partner adalah seseorang yang bertugas membantu Anda tetap bertanggung jawab terhadap rencana dan komitmen investasi yang telah Anda buat sendiri. Mereka bukanlah penasihat keuangan profesional yang memberi rekomendasi saham. Juga bukan teman yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  2. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  3. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  4. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  5. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  6. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  7. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  8. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  9. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  10. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham

TradingView Chart - OILS