Update: Jumat, 22 Mei 2026

LPPS

PT. Lenox Pasifik Investama Tbk.

Rp 72
-2.70%
Volume
14.027 lot
MA 5
76
MA 20
84
RSI
23.33
High
74
Low
69

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.45%
Support (10d)
69
Resistance (10d)
100
Volume Trend (10d)
+281.2%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-12.20 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -130 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LPPS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.45%. Area support terdekat berada di sekitar Rp69, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 66 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif

Anda mungkin pernah mengalami ini: di tengah rapat penting, tiba-tiba tangan Anda tanpa sadar membuka aplikasi trading. Di saat berkumpul dengan keluarga, Anda menyelinap ke kamar mandi hanya untuk mengecek harga saham. Sebelum tidur, Anda masih scroll grafik pergerakan IHSG. Perilaku cek harga secara kompulsif ini bukan hanya menguras waktu dan energi, tetapi juga merusak kualitas keputusan investasi Anda. Semakin sering Anda melihat fluktuasi harga kecil, semakin besar kemungkinan Anda bereaksi berlebihan terhadap hal-hal yang sebenarnya tidak penting. Solusinya bukan dengan "menahan diri" secara paksa—karena itu sulit dilakukan. Solusinya adalah mengubah sistem. Salah satu cara paling sederhana namun sangat efektif adalah dengan mengatur notifikasi harga dengan cerdas. Mengapa Mengecek Harga Terus-Menerus Berbahaya? Sebelum membahas teknisnya, pahami dulu mengapa kebiasaan ini merugikan: Dampak Negatif Penjelasan Keputusan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  2. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  3. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  4. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  5. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  6. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  7. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  8. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  9. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  10. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return

TradingView Chart - LPPS