Update: Senin, 6 Juli 2026

BINO

PT. Perma Plasindo Tbk.

Rp 97
+2.11%
Volume
1.190 lot
MA 5
93
MA 20
94
RSI
48.28
High
97
Low
93
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.27%
Support (10d)
87
Resistance (10d)
113
Volume Trend (10d)
+3.5%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-8.49 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 625 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BINO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp87, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp113.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 113 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 124, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 87 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos

Dalam dunia trading saham, ada satu istilah yang jarang dibicarakan di forum-forum investor pemula, tetapi sangat dikenal oleh para trader profesional: Risk of Ruin atau risiko kebangkrutan. Ini bukan sekadar kerugian besar. Ini adalah titik di mana modal trading Anda habis total, atau tersisa sangat sedikit sehingga tidak memungkinkan untuk kembali ke ukuran posisi semula. Artikel ini akan membahas apa itu risk of ruin, bagaimana menghitungnya secara sederhana, dan yang terpenting—bagaimana menghindarinya. Apa Itu Risk of Ruin? Risk of Ruin adalah probabilitas (peluang) bahwa seorang trader akan kehilangan sebagian besar atau seluruh modal tradingnya sehingga tidak mampu lagi melanjutkan aktivitas trading secara profesional atau signifikan. Penting untuk membedakan: Istilah Definisi Contoh Kerugian (Loss) Nilai absolut yang hilang dari portofolio Rugi Rp10 juta bulan ini Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  2. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  3. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  4. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  5. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  6. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  7. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  8. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  9. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  10. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama

TradingView Chart - BINO