Update: Jumat, 5 Juni 2026

ASRI

PT. Alam Sutera Realty Tbk.

Rp 102
-5.56%
Volume
194.955 lot
MA 5
110
MA 20
121
RSI
17.07
High
107
Low
101
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.15%
Support (10d)
101
Resistance (10d)
121
Volume Trend (10d)
+4.3%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-26.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.1) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -11.786 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASRI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp101, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp121.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 96 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern

Dulu, untuk mendapatkan portofolio saham yang terdiversifikasi dengan baik, Anda perlu modal besar, riset puluhan perusahaan, dan melakukan banyak transaksi. Kini, semua itu bisa diringkas dalam satu instrumen bernama ETF (Exchange Traded Fund). ETF saham telah mengubah cara investor ritel modern berinvestasi. Dengan satu kali klik, Anda bisa memiliki ratusan hingga ribuan saham sekaligus, diperdagangkan seperti saham biasa, dan dengan biaya yang jauh lebih rendah daripada reksa dana konvensional. Apa Itu ETF Saham? ETF adalah kumpulan saham (atau aset lain) yang dibungkus menjadi satu produk dan diperdagangkan di bursa efek. Ketika Anda membeli satu unit ETF, sebenarnya Anda membeli potongan kecil dari seluruh saham yang ada di dalam keranjang ETF tersebut. Misalnya, ETF yang melacak indeks LQ45 akan berisi 45 saham terlikuid di Bursa Efek...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  2. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  3. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  4. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  5. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  6. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  7. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  8. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  9. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  10. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri

TradingView Chart - ASRI