Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ASRI

PT. Alam Sutera Realty Tbk.

Rp 129
0.00%
Volume
255.211 lot
MA 5
126
MA 20
122
RSI
68.75
High
133
Low
128
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.43%
Support (10d)
119
Resistance (10d)
141
Volume Trend (10d)
+102.7%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
11.21 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (68.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13.868 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASRI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 68.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.43%. Area support terdekat berada di sekitar Rp119, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp141.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 129 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 148 - 161 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 123 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik

Di antara sekian banyak rasio keuangan, kebanyakan investor hanya mengenal PER, PBV, atau EV/Sales. Namun, ada rasio yang lebih "membumi" dan sangat kuat untuk menilai perusahaan di sektor-sektor tertentu: Rasio Enterprise Value terhadap Unit Terjual (EV/Unit). Rasio ini mengabaikan fluktuasi harga bahan baku, perubahan akuntansi, dan bahkan laba akuntansi—fokus pada satu hal: berapa nilai perusahaan per unit produk yang dijual atau diproduksi. Artikel ini akan membahas apa itu EV/Unit, di mana rasio ini paling berguna, bagaimana menginterpretasikannya, serta kasus-kasus di mana rasio ini bisa menjadi pembeda antara saham murah dan mahal. 1. Apa Itu Rasio EV/Unit? Rasio EV/Unit adalah perbandingan antara Enterprise Value (EV) perusahaan dengan jumlah unit yang dijual atau diproduksi dalam satu periode. Rumus: EV/Unit = Enterprise Value ÷ Jumlah Unit Terjual (dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  2. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  3. Apa Itu Lot Saham dan Minimum Trading Saham? Panduan Dasar untuk Investor Pemula
  4. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  5. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  6. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  7. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  8. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  9. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  10. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar

TradingView Chart - ASRI