Update: Senin, 5 Oktober 2026

ASRI

PT. Alam Sutera Realty Tbk.

Rp 117
+1.74%
Volume
32.501 lot
MA 5
117
MA 20
123
RSI
38.89
High
117
Low
113
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.70%
Support (10d)
113
Resistance (10d)
126
Volume Trend (10d)
-24.6%
Score
10
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-4.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.279 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASRI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.70%. Area support terdekat berada di sekitar Rp113, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp126.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 107 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan investor pemula adalah meniru strategi dan pilihan saham orang lain tanpa mempertimbangkan profil risiko diri sendiri. Padahal, apa yang cocok untuk seorang trader muda lajang belum tentu cocok untuk seorang ibu rumah tangga dengan tanggungan anak atau seorang pensiunan. Dalam dunia investasi, portofolio umumnya dibagi menjadi tiga kategori besar berdasarkan tingkat risiko dan potensi imbal hasil: Agresif, Moderat, dan Konservatif. Ketiganya bukan soal benar atau salah, melainkan soal kesesuaian dengan profil Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan ketiga tipe portofolio tersebut, termasuk contoh alokasi aset, karakteristik investor yang cocok, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengapa Profil Risiko Itu Penting? Sebelum membangun rumah, Anda harus tahu tanahnya keras atau lunak. Sebelum berinvestasi, Anda harus tahu seberapa besar Anda...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  2. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  3. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  4. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  5. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  6. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  7. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  8. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  9. Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya
  10. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?

TradingView Chart - ASRI