Update: Senin, 5 Oktober 2026

DSNG

PT. Dharma Satya Nusantara Tbk.

Rp 1.575
0.00%
Volume
22.527 lot
MA 5
1.547
MA 20
1.601
RSI
47.79
High
1.575
Low
1.555
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.42%
Support (10d)
1.485
Resistance (10d)
1.665
Volume Trend (10d)
+1.4%
Score
30
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
7.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.430 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DSNG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.485, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.665.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.411 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar

Dalam analisis teknikal, kebanyakan trader percaya bahwa volume besar harus diikuti pergerakan harga yang besar. Jika volume membeludak, seharusnya harga naik atau turun secara signifikan. Namun, ada satu fenomena yang membalik logika ini: Absorption. Absorption adalah kondisi di mana terjadi volume yang sangat besar, tetapi harga hampir tidak bergerak. Ini adalah salah satu sinyal paling kuat dalam analisis teknikal lanjutan, khususnya dalam VSA (Volume Spread Analysis) dan order flow trading. Absorption mengindikasikan bahwa pemain besar (smart money) sedang aktif — mereka menyerap semua order yang masuk tanpa membiarkan harga bergerak. Apa Itu Absorption? Absorption adalah situasi di mana volume perdagangan sangat tinggi, tetapi spread (rentang harga high-low) sangat sempit dan harga penutupan (close) berada di tengah-tengah range atau tidak menunjukkan pergerakan berarti. Filosofi dasar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  2. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  3. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  4. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  5. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  6. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  7. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  8. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  9. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  10. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya

TradingView Chart - DSNG