Update: Kamis, 20 Agustus 2026

BKSL

PT. Sentul City Tbk.

Rp 78
-1.27%
Volume
2.377.984 lot
MA 5
76
MA 20
72
RSI
67.86
High
80
Low
76
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.43%
Support (10d)
70
Resistance (10d)
82
Volume Trend (10d)
+104.1%
Score
75
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
25.81 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (67.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -89.826 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BKSL saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 67.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.43%. Area support terdekat berada di sekitar Rp70, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp82.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 78 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 90 - 98 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 74 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?

Ketika Anda meminjam uang di bank, Anda tahu persis bunganya: 10% per tahun. Ketika Anda menggunakan uang sendiri untuk berinvestasi, Anda mungkin membayangkan "biaya" berupa keuntungan yang hilang jika uang itu didepositokan. Perusahaan juga menghadapi situasi serupa, tetapi lebih kompleks. Perusahaan mendanai operasinya dari dua sumber utama: utang (pinjaman bank, obligasi) dan ekuitas (saham yang Anda beli). Masing-masing memiliki biaya. Rata-rata tertimbang dari kedua biaya inilah yang disebut Weighted Average Cost of Capital (WACC). Bagi investor saham, memahami WACC adalah kunci untuk menilai apakah sebuah perusahaan menciptakan atau menghancurkan nilai. Artikel ini akan membedah apa itu WACC, bagaimana cara menghitungnya secara praktis, serta bagaimana menggunakannya untuk keputusan beli atau jual saham. Apa Itu WACC? WACC adalah tingkat pengembalian minimum yang harus dihasilkan perusahaan dari seluruh...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  2. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  3. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  4. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  5. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  6. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  7. Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index
  8. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  9. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  10. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

TradingView Chart - BKSL