Update: Jumat, 5 Juni 2026

BKSL

PT. Sentul City Tbk.

Rp 58
-7.94%
Volume
2.951.518 lot
MA 5
67
MA 20
87
RSI
9.26
High
63
Low
57
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.60%
Support (10d)
57
Resistance (10d)
89
Volume Trend (10d)
-22.7%
Score
60
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-50.85 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (9.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 482.448 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BKSL saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 9.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp57, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp89.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 59 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 64 - 67 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 54 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda

Dalam dunia investasi saham, istilah drawdown merujuk pada penurunan modal dari puncak tertinggi (peak) ke titik terendah (trough) sebelum posisi kembali pulih. Setiap trader pasti mengalaminya. Namun, yang membedakan antara trader yang bertahan dan yang hancur bukanlah besarnya drawdown, melainkan bagaimana ia mengelola aspek psikologis saat menghadapinya. Drawdown psikologis adalah kondisi mental yang muncul ketika portofolio Anda terus merosot. Ketakutan, panik, ragu, hingga kebencian pada diri sendiri mulai mengambil alih kendali. Jika tidak dikelola dengan baik, emosi ini justru akan memperparah kerugian finansial. Mengapa Drawdown Psikologis Lebih Berbahaya dari Drawdown Finansial? Penurunan 20 persen pada akun trading bisa dipulihkan dengan keuntungan 25 persen. Itu hitungan matematis yang sederhana. Namun, penurunan mental akibat melihat saldo menguap setiap hari seringkali meninggalkan luka psikologis yang lebih dalam. Trader...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  2. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  3. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  4. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  5. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  6. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  7. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  8. Analisis Claim Ratio Asuransi Kesehatan: Barometer Profitabilitas yang Tidak Boleh Diabaikan
  9. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  10. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan

TradingView Chart - BKSL