Update: Jumat, 22 Mei 2026

BKSL

PT. Sentul City Tbk.

Rp 79
+6.76%
Volume
3.835.297 lot
MA 5
83
MA 20
101
RSI
24.56
High
81
Low
70

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.49%
Support (10d)
70
Resistance (10d)
116
Volume Trend (10d)
+42.7%
Score
60
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-29.46 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (24.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 771.903 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BKSL saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp70, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp116.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 81 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 87 - 91 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 73 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?

Sebagai investor, Anda selalu dihadapkan pada pilihan alokasi aset: masukkan uang ke saham yang volatil atau ke obligasi pemerintah yang aman? Keputusan ini tidak bisa hanya berdasarkan "feeling". Ada pendekatan kuantitatif yang dapat membantu Anda membandingkan daya tarik relatif antara kedua kelas aset ini. Valuasi relatif terhadap obligasi pemerintah adalah kerangka analisis yang membandingkan imbal hasil saham (earning yield) dengan imbal hasil obligasi pemerintah (yield). Ketika selisihnya melebar, saham menjadi lebih menarik. Ketika menyempit, obligasi lebih menarik. Artikel ini akan membedakan bagaimana melakukan analisis valuasi relatif ini, indikator apa saja yang digunakan, serta bagaimana mengaplikasikannya dalam keputusan alokasi portofolio Anda. Konsep Dasar: Membandingkan Apel dengan Apel Saham dan obligasi adalah instrumen yang sangat berbeda. Namun keduanya dapat dibandingkan melalui imbal hasil (yield) yang mereka tawarkan:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  2. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  3. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  4. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  5. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  6. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  7. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan
  8. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  9. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  10. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham

TradingView Chart - BKSL