Update: Kamis, 15 Oktober 2026

SUNI

PT. Sunindo Pratama Tbk.

Rp 635
-1.55%
Volume
2.524 lot
MA 5
644
MA 20
653
RSI
38.24
High
645
Low
625
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.28%
Support (10d)
585
Resistance (10d)
655
Volume Trend (10d)
+2.2%
Score
40
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-9.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.233 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SUNI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp585, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp655.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 585, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar

Di antara berbagai pola dua candlestick, ada satu pola yang paling ekstrem dan dramatis—dinamakan Kicking Pattern. Pola ini mendapat namanya dari metafora "tendangan" karena pergerakan harga yang sangat tajam dan tiba-tiba, seolah-olah pasar mendapat tendangan keras yang mengubah arah secara instan. Kicking Pattern adalah salah satu pola reversal paling kuat dalam analisis teknikal candlestick. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Kicking Pattern (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Kicking Pattern? Kicking Pattern adalah pola dua candlestick yang terbentuk ketika terjadi gap yang sangat lebar antara candle pertama dan candle kedua, dengan kedua candle memiliki warna yang berlawanan dan tubuh yang panjang. Pola ini memiliki dua versi: Versi Tren Sebelumnya Candle 1...

Artikel menarik lainnya:

  1. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  2. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  3. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  4. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  5. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  6. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  7. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  8. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  9. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  10. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory

TradingView Chart - SUNI