Update: Senin, 6 Juli 2026

BOGA

PT. Apollo Global Interactive Tbk.

Rp 1.500
-4.76%
Volume
73 lot
MA 5
1.536
MA 20
1.338
RSI
73.42
High
1.575
Low
1.500
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.07%
Support (10d)
1.355
Resistance (10d)
1.780
Volume Trend (10d)
+279.7%
Score
20
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
13.21 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (73.4) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -93 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BOGA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 73.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.07%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.355, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.780.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.287 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk

Pernahkah Anda mengalami ini: Anda membeli satu saham baru karena tergoda dengan prospeknya. Lalu tanpa sadar, Anda mulai merasa bahwa saham-saham lama Anda "kurang baik" dibandingkan saham baru ini. Anda mulai menjual saham lama yang sebenarnya masih bagus, hanya karena ingin "menyesuaikan" portofolio dengan pembelian baru Anda. Atau skenario lain: Anda menjual satu saham karena butuh uang tunai. Lalu Anda merasa bahwa portofolio Anda "tidak seimbang" tanpa saham itu. Anda buru-buru membeli saham lain yang tidak Anda pahami hanya untuk "mengisi kekosongan." Fenomena ini memiliki nama: Efek Diderot. Dinamai dari filsuf Prancis Denis Diderot, yang menulis esai tentang bagaimana hadiah jubah merah mewah yang ia terima membuatnya merasa bahwa semua barang lain di ruang kerjanya (yang sederhana) menjadi "tidak layak." Ia kemudian berhutang untuk membeli...

Artikel menarik lainnya:

  1. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  2. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  3. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  4. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  5. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  6. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  7. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  8. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  9. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  10. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda

TradingView Chart - BOGA