Update: Jumat, 22 Mei 2026

TARA

PT. Agung Semesta Sejahtera Tbk.

Rp 30
+7.14%
Volume
20.918 lot
MA 5
30
MA 20
31
RSI
38.46
High
30
Low
28

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.57%
Support (10d)
28
Resistance (10d)
33
Volume Trend (10d)
-30.6%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (38.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TARA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.57%. Area support terdekat berada di sekitar Rp28, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp33.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 33 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 36, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 28 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola konsolidasi berbentuk segitiga atau wedge. Ada pola yang paling sederhana dan paling mudah dikenali: Rectangle, atau pola kotak. Rectangle adalah pola konsolidasi di mana harga bergerak di antara dua garis horizontal – support di bawah dan resistance di atas – membentuk area seperti persegi panjang atau kotak. Pola ini mencerminkan periode ketidakpastian di mana pembeli dan penjual saling bertarung dalam rentang harga yang terbatas. Rectangle dapat berfungsi sebagai pola kelanjutan (continuation) maupun pola pembalikan (reversal), tergantung pada arah breakout yang terjadi. Dalam artikel ini, kita akan membahas kedua versi Rectangle: Rectangle Bullish (breakout ke atas) dan Rectangle Bearish (breakout ke bawah). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Rectangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara...

Artikel menarik lainnya:

  1. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  2. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  3. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  4. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  6. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  7. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  8. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  9. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  10. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?

TradingView Chart - TARA