Update: Kamis, 8 Oktober 2026

BUKA

PT. Bukalapak.com Tbk.

Rp 100
0.00%
Volume
897.954 lot
MA 5
102
MA 20
104
RSI
38.89
High
101
Low
99
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.56%
Support (10d)
99
Resistance (10d)
108
Volume Trend (10d)
-25.2%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-4.76 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (38.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -339.885 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BUKA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 38.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.56%. Area support terdekat berada di sekitar Rp99, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp108.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 94 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik

Tidak ada momen yang lebih menegangkan dalam investasi saham selain saat pasar sedang crash. IHSG jatuh ratusan poin dalam hitungan hari. Layar monitor Anda dipenuhi warna merah. Nilai portofolio Anda menyusut 10 persen, lalu 20 persen, lalu 30 persen. Berita buruk datang silih berganti. Rekan-rekan trader di grup WhatsApp panik dan saling melempar isu. Di saat seperti ini, logika seringkali berhenti bekerja. Yang menggantikannya adalah amigdala, bagian otak yang bertanggung jawab atas respons takut dan panik. Dan amigdala tidak pandai mengambil keputusan keuangan. Mengendalikan emosi saat pasar crash bukanlah sekadar tips tambahan untuk menjadi trader yang lebih baik. Ia adalah keterampilan bertahan hidup. Mereka yang bisa mengendalikan emosinya akan keluar dari krisis dengan modal utuh, siap untuk peluang besar yang selalu muncul setelah kehancuran. Mereka...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham
  2. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  3. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  4. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  5. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  6. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  7. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  8. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  9. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa
  10. Rasio Likuiditas Cepat (Acid Test Ratio): Detektor Kebenaran Kemampuan Bayar Utang Perusahaan

TradingView Chart - BUKA