Update: Selasa, 9 Juni 2026

ZYRX

PT. Zyrexindo Mandiri Buana Tbk.

Rp 121
+4.31%
Volume
11.653 lot
MA 5
122
MA 20
134
RSI
26.83
High
123
Low
107
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.84%
Support (10d)
107
Resistance (10d)
141
Volume Trend (10d)
+20.8%
Score
45
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-20.92 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (26.8) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -454 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ZYRX saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp107, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp141.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 107, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang paling sederhana, paling populer, dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia: Moving Average (Rata-rata Bergerak). Moving Average adalah indikator yang menghaluskan data harga dengan menciptakan garis yang mengikuti pergerakan harga. Ia membantu trader melihat arah tren, mengidentifikasi level support dan resistance dinamis, serta menghasilkan sinyal beli dan jual. Namun, tidak semua moving average diciptakan sama. Ada beberapa jenis moving average dengan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda: SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang keempat jenis moving average tersebut, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, hingga strategi penggunaannya dalam trading saham. Apa Itu Moving Average?...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  2. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  3. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  4. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  5. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  6. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  7. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  8. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  9. Analisis Economic Value Added (EVA): Apakah Perusahaan Benar-benar Ciptakan Nilai?
  10. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda

TradingView Chart - ZYRX