Update: Kamis, 8 Oktober 2026

AKPI

PT. Argha Karya Prima Industry Tbk.

Rp 510
-0.97%
Volume
3.716 lot
MA 5
513
MA 20
520
RSI
37.50
High
520
Low
510
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.42%
Support (10d)
498
Resistance (10d)
530
Volume Trend (10d)
-51.9%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
2.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (37.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 248 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AKPI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp498, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp530.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 498, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri

Setiap posisi ditutup, entah untung atau rugi, selalu menyisakan satu pertanyaan: Apakah keputusan saya sudah benar? Pertanyaan ini sederhana, tetapi jawabannya seringkali rumit. Bukan karena sulit menghitung untung rugi, tetapi karena sulit memisahkan antara hasil dan keputusan. Sebuah keputusan yang baik bisa menghasilkan kerugian karena faktor kebetulan. Sebuah keputusan yang buruk bisa menghasilkan keuntungan karena keberuntungan semata. Analisis post trade, atau evaluasi pasca transaksi, adalah proses sistematis untuk membedakan keduanya. Ia adalah alat untuk membedah setiap keputusan trading, menemukan kesalahan tersembunyi, dan memastikan bahwa kesalahan yang sama tidak terulang di masa depan. Mengapa Evaluasi Kesalahan Begitu Sulit? Sebelum membahas teknis analisis, penting untuk memahami mengapa kebanyakan trader menghindari evaluasi yang jujur terhadap kesalahan mereka. Ego adalah penghalang terbesar. Mengakui bahwa kita salah terasa menyakitkan. Otak...

Artikel menarik lainnya:

  1. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  2. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  3. Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya
  4. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  5. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  6. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  7. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  8. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  9. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  10. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

TradingView Chart - AKPI