Update: Jumat, 22 Mei 2026

CEKA

PT. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.

Rp 2.350
+0.86%
Volume
454 lot
MA 5
2.348
MA 20
2.358
RSI
50.00
High
2.350
Low
2.300

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.84%
Support (10d)
2.300
Resistance (10d)
2.410
Volume Trend (10d)
+88.3%
Score
70
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
2.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 761 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CEKA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.300, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.410.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 2.397 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 2.585 - 2.703 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 2.186 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

Setelah mempelajari PBV (Price to Book Value), ada satu rasio lain yang tidak kalah penting dan paling sering digunakan oleh investor saham di seluruh dunia, yaitu PER atau Price to Earnings Ratio. Jika PBV mengukur harga saham terhadap aset, maka PER mengukur harga saham terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Mari kita bahas dengan cara yang paling sederhana. Apa Itu PER? Price to Earnings Ratio (PER) adalah rasio yang membandingkan harga saham sebuah perusahaan dengan laba bersih yang dihasilkan perusahaan tersebut per lembar saham. Sederhananya, PER menjawab pertanyaan: “Berapa tahun waktu yang dibutuhkan bagi perusahaan untuk mengembalikan investasi saya melalui laba yang dihasilkan, jika laba tersebut tidak berubah?” Price (Harga): Harga saham di pasar saat ini. Earnings (Laba): Laba bersih perusahaan per lembar saham (EPS/Earning per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  2. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  3. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  4. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  5. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  6. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  7. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  8. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  9. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  10. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim

TradingView Chart - CEKA