Update: Kamis, 20 Agustus 2026

KBLV

PT. First Media Tbk.

Rp 150
+4.90%
Volume
788.752 lot
MA 5
145
MA 20
136
RSI
61.36
High
154
Low
142
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.68%
Support (10d)
123
Resistance (10d)
172
Volume Trend (10d)
+322.7%
Score
100
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
82.93 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.861 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KBLV saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp123, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp172.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 150 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 173 - 188 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 143 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika

Dalam dunia investasi saham, tidak semua keputusan berasal dari analisis fundamental atau teknikal yang matang. Sering kali, emosi lah yang menjadi panglima. Salah satu emosi paling berbahaya dan umum dialami oleh trader maupun investor ritel adalah Fear of Missing Out, atau yang lebih dikenal dengan singkatan FOMO. Apa Itu FOMO dalam Saham? FOMO adalah perasaan cemas atau takut ketinggalan momen keuntungan besar yang sedang dinikmati oleh investor lain. Dalam konteks pasar modal, FOMO biasanya muncul ketika harga suatu saham sedang naik cepat (rally) atau ketika ada "saham gorengan" yang sedang ramai diperbincangkan di forum, grup media sosial, atau saluran komunikasi lainnya. Gejala FOMO antara lain: Melihat harga saham naik 20-30% dalam sehari, lalu merasa "rugi" karena tidak ikut membeli dari awal. Membeli saham hanya karena...

Artikel menarik lainnya:

  1. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  2. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  3. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  4. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  5. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  6. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  7. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor
  8. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  9. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  10. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula

TradingView Chart - KBLV