Update: Jumat, 5 Juni 2026

ERTX

PT. Eratex Djaja Tbk.

Rp 122
-4.69%
Volume
10.849 lot
MA 5
141
MA 20
176
RSI
7.61
High
129
Low
121
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.79%
Support (10d)
121
Resistance (10d)
190
Volume Trend (10d)
+26.1%
Score
35
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-44.04 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (7.6) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -988 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ERTX saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 7.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp121, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp190.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 115 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula

Dalam dunia investasi saham, Anda pasti sering mendengar istilah "laba perusahaan". Tapi tahukah Anda bahwa laba itu tidak hanya satu macam? Ada laba operasional dan ada laba bersih. Keduanya sama-sama penting, tetapi memiliki makna yang sangat berbeda. Mari kita pahami dari dasar. Mengapa Penting Memahami Jenis Laba? Sebelum membeli saham, investor ingin tahu: "Sehat tidak sih perusahaan ini?" Jawabannya terletak pada laporan laba rugi. Namun, jika Anda hanya melihat angka laba bersih tanpa memahami komponennya, Anda bisa tertipu. Contoh: Sebuah perusahaan tahun ini labanya naik 300%. Hebat? Belum tentu. Bisa jadi karena menjual anak usaha atau gedung, bukan karena bisnis utamanya membaik. Di sinilah pentingnya memahami laba operasional vs laba bersih. Apa Itu Laba Operasional? Laba Operasional adalah laba yang dihasilkan dari kegiatan utama atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  2. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  3. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  4. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  5. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  6. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  7. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  8. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  9. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  10. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank

TradingView Chart - ERTX