Update: Kamis, 20 Agustus 2026

COCO

PT. Wahana Interfood Nusantara Tbk.

Rp 102
+4.08%
Volume
3.178.593 lot
MA 5
100
MA 20
107
RSI
46.51
High
106
Low
98
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.50%
Support (10d)
96
Resistance (10d)
113
Volume Trend (10d)
-73.2%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-41.04 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (46.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -3.734 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham COCO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp96, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp113.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 91 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan

Dalam perjalanan tren turun yang panjang, seringkali kita melihat candlestick-candlestick besar berwarna hitam yang mengintimidasi. Namun, ketika tren mulai kehabisan napas, muncullah candlestick-candlestick kecil yang mungkin terlihat tidak berarti. Salah satu pola yang memanfaatkan fenomena ini adalah Pipe Bottom. Pola sederhana namun kuat ini terbentuk dari candlestick kecil di akhir downtrend dan dapat menjadi sinyal awal pembalikan bullish. Bagi trader yang jeli, Pipe Bottom adalah "pipa" yang menghubungkan fase penurunan dengan fase pemulihan. Karakteristik Pola Pipe Bottom Pipe Bottom (dasar pipa) adalah pola yang terbentuk dalam konteks tren turun, dengan ciri utama adanya candlestick kecil (atau beberapa candlestick kecil) di level bottom. Nama "Pipe" diambil dari bentuk visualnya yang menyerupai pipa — sebuah batang kecil vertikal (candlestick kecil) yang menjadi fondasi di dasar penurunan....

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  2. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  3. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  4. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  5. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  6. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  7. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  8. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  9. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  10. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih

TradingView Chart - COCO