Update: Jumat, 9 Oktober 2026

ESSA

PT. ESSA Industries Indonesia Tbk.

Rp 585
+0.86%
Volume
336.375 lot
MA 5
585
MA 20
594
RSI
44.00
High
590
Low
570
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.00%
Support (10d)
555
Resistance (10d)
600
Volume Trend (10d)
-49.1%
Score
10
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-10.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (44.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -35.850 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ESSA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 44.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp555, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp600.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 527 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun

Hidden asset adalah aset perusahaan yang nilai pasarnya jauh lebih tinggi daripada nilai yang tercatat di neraca (book value), seringkali karena aset tersebut diperoleh lama sekali dan belum pernah dinilai ulang. Kondisi ini menciptakan situasi di mana nilai buku perusahaan terlalu rendah – jauh lebih rendah dari nilai ekonomi yang sebenarnya. Bagi investor cerdas, hidden asset adalah peluang untuk membeli saham dengan margin of safety yang sangat besar. Pasar mungkin melewatkan nilai ini, memberi Anda kesempatan membeli Rp1.000 nilai aset dengan harga Rp500. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang hidden asset, bagaimana menemukannya, serta risiko dan strategi memanfaatkannya. Apa Itu Hidden Asset? Hidden Asset adalah aset perusahaan yang nilai wajarnya (fair market value) secara signifikan lebih tinggi daripada nilai yang tercatat di neraca (book...

Artikel menarik lainnya:

  1. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  2. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  3. Rasio EV terhadap Unit Terjual (EV/Unit): Pendekatan Unik Menilai Saham Berbasis Fisik
  4. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  5. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  6. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  7. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  8. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  9. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  10. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

TradingView Chart - ESSA