Update: Selasa, 9 Juni 2026

ESSA

PT. ESSA Industries Indonesia Tbk.

Rp 610
+7.96%
Volume
854.025 lot
MA 5
596
MA 20
716
RSI
26.25
High
615
Low
560
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.09%
Support (10d)
530
Resistance (10d)
720
Volume Trend (10d)
-30.0%
Score
80
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-27.38 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (26.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 55.364 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ESSA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp530, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp720.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 610 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 702 - 763 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 580 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah

Di lautan pasar saham yang bergerak dinamis, terkadang terjadi fenomena aneh: harga seperti "terdampar" di sebuah pulau terpencil, terputus dari pergerakan sebelumnya dan sesudahnya. Dalam analisis teknikal, fenomena ini dikenal sebagai Island Gap atau Island Reversal. Island gap adalah salah satu pola reversal paling langka dan paling dramatis. Ia tidak muncul setiap hari, bahkan bisa tidak terlihat berbulan-bulan. Namun, ketika pola ini muncul, dampaknya seringkali luar biasa. Ia menandakan perubahan sentimen yang begitu drastis sehingga pasar "melompat" ke level baru, lalu setelah beberapa saat "melompat" lagi meninggalkan area tersebut—seolah-olah area itu adalah pulau terpencil yang tidak pernah akan disinggahi lagi. Trader yang bisa mengenali island gap memiliki kesempatan untuk menangkap pembalikan besar dengan probabilitas keberhasilan yang sangat tinggi. Apa Itu Island Gap? Island gap...

Artikel menarik lainnya:

  1. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  2. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  3. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  4. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  5. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  6. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  7. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  8. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  9. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  10. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik

TradingView Chart - ESSA