Update: Senin, 5 Oktober 2026

INOV

PT. Inocycle Technology Group Tbk.

Rp 137
-1.44%
Volume
13.848 lot
MA 5
137
MA 20
136
RSI
48.15
High
141
Low
136
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.26%
Support (10d)
124
Resistance (10d)
150
Volume Trend (10d)
+92.7%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-7.43 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -713 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INOV saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp124, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 124, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank

Dalam dunia investasi saham perbankan, ada satu pertanyaan mendasar yang sering dilupakan investor pemula: “Seberapa kuat bank ini bertahan jika terjadi krisis?” Laba yang besar dan dividen yang menggiurkan memang penting, tetapi tanpa fondasi permodalan yang kokoh, sebuah bank bisa runtuh dalam hitungan minggu ketika badai ekonomi datang. Di sinilah CAR (Capital Adequacy Ratio) atau Rasio Kecukupan Modal memainkan perannya sebagai indikator paling fundamental dari kesehatan dan ketahanan sebuah bank. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu CAR, mengapa ia menjadi perhatian utama regulator dan investor, serta bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu CAR? Capital Adequacy Ratio (CAR) adalah rasio yang mengukur kemampuan bank dalam menyediakan dana sendiri (modal) untuk menutup risiko kerugian dari berbagai kegiatan usahanya, terutama dari kredit macet dan kerugian...

Artikel menarik lainnya:

  1. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  2. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  3. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  4. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  5. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  6. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  7. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  8. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  9. Analisis Shareholder Yield: Mengukur Pengembalian Total yang Sesungguhnya
  10. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan

TradingView Chart - INOV