Update: Jumat, 22 Mei 2026

DCII

PT. DCI Indonesia Tbk.

Rp 193.000
+1.58%
Volume
7 lot
MA 5
193.650
MA 20
199.556
RSI
41.35
High
193.000
Low
189.900

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.62%
Support (10d)
182.000
Resistance (10d)
210.900
Volume Trend (10d)
+18.8%
Score
15
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-4.37 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DCII saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp182.000, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp210.900.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 172.900 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?

Setiap tahun, perusahaan menghasilkan laba. Pertanyaannya: ke mana laba itu pergi? Sebagian mungkin dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen. Sebagian lagi ditahan untuk diinvestasikan kembali ke dalam bisnis. Plowback Ratio (atau Retention Ratio) adalah metrik yang mengukur proporsi laba yang tidak dibagikan sebagai dividen – dengan kata lain, laba yang "ditanam kembali" ke dalam perusahaan. Angka ini mencerminkan filosofi manajemen: apakah mereka lebih suka mengembalikan uang ke pemegang saham sekarang, atau menginvestasikannya untuk pertumbuhan di masa depan. Artikel ini akan membedah apa itu plowback ratio, bagaimana menghitungnya, serta bagaimana investor seharusnya menyikapinya dalam keputusan membeli saham. Apa Itu Plowback Ratio? Plowback ratio (retention ratio) adalah persentase laba bersih yang ditahan oleh perusahaan dan tidak dibayarkan sebagai dividen. Laba yang ditahan ini menjadi tambahan modal sendiri...

Artikel menarik lainnya:

  1. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  2. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  3. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  4. Confirmation Bias: Bahaya Hanya Mencari Bukti yang Membenarkan Diri Sendiri
  5. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  6. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  7. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi
  8. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  9. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  10. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga

TradingView Chart - DCII