Update: Senin, 6 Juli 2026

DCII

PT. DCI Indonesia Tbk.

Rp 198.950
+4.83%
Volume
29 lot
MA 5
186.045
MA 20
185.403
RSI
63.51
High
199.000
Low
189.850
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.61%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
199.000
Volume Trend (10d)
-39.1%
Score
95
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
4.71 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DCII saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp199.000.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 198.950 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 228.793 - 248.688 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 189.003 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?

Saat memutuskan untuk terjun ke pasar modal, setiap investor akan menghadapi pertanyaan mendasar: Apakah lebih baik membeli saham perusahaan secara langsung (saham individual) atau membeli kumpulan saham dalam satu produk ETF (Exchange Traded Fund)? Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, ketika kita membedahnya secara khusus dari sisi biaya dan risiko, perbedaannya cukup mencolok. Artikel ini akan membantu Anda memilih pendekatan yang paling sesuai dengan profil dan tujuan investasi Anda. Definisi Singkat Saham Individual: Membeli kepemilikan langsung di satu perusahaan tertentu, misalnya saham BBCA (Bank Central Asia) atau TLKM (Telkom Indonesia). ETF: Membeli satu unit yang mewakili keranjang berisi puluhan hingga ribuan saham sekaligus, misalnya ETF yang melacak indeks LQ45 atau S&P 500. Perbandingan dari Sisi Biaya Biaya Transaksi Jenis Biaya Saham Individual ETF Biaya beli/jual...

Artikel menarik lainnya:

  1. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  2. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  3. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  4. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  5. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  6. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  9. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  10. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume

TradingView Chart - DCII