Update: Senin, 6 Juli 2026

NASA

PT. Andalan Perkasa Abadi Tbk.

Rp 31
+6.90%
Volume
1.818 lot
MA 5
29
MA 20
32
RSI
37.50
High
31
Low
31
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.47%
Support (10d)
28
Resistance (10d)
35
Volume Trend (10d)
+16.5%
Score
40
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-18.42 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (37.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NASA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp28, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp35.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 28, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar

Dalam analisis teknikal modern, volume profile telah menjadi alat yang sangat populer untuk memahami di mana sebagian besar volume transaksi terjadi. Inti dari volume profile adalah Point of Control (POC)—level harga dengan volume perdagangan tertinggi dalam suatu periode. Namun, ada satu konsep lanjutan yang sering luput dari perhatian trader ritel, padahal sangat powerful: Naked Point of Control (Naked POC). Naked POC adalah POC yang saat ini "telanjang"—artinya, harga telah bergerak meninggalkannya dan tidak kembali menyentuh level tersebut dalam periode waktu yang signifikan. Level ini, yang dulunya merupakan zona kesepakatan tertinggi antara pembeli dan penjual, kini menjadi zona yang "menggoda". Ia akan bertindak sebagai magnet kuat yang akan menarik harga kembali, atau sebaliknya, menjadi zona penolakan yang sangat keras. Memahami Naked POC sama seperti mengetahui...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  2. Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish
  3. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  4. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  5. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  6. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  7. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  8. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  9. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  10. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda

TradingView Chart - NASA