Update: Jumat, 10 Juli 2026

NASA

PT. Andalan Perkasa Abadi Tbk.

Rp 31
+3.33%
Volume
7.547 lot
MA 5
32
MA 20
32
RSI
47.06
High
31
Low
30
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.67%
Support (10d)
28
Resistance (10d)
34
Volume Trend (10d)
+200.3%
Score
25
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-16.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.1)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NASA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.67%. Area support terdekat berada di sekitar Rp28, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp34.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 27 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi

Pernahkah Anda menerima dividen dari saham yang Anda miliki, lalu tidak tahu harus diapakan? Uangnya relatif kecil, tidak cukup untuk membeli saham baru, atau Anda malas memindahkannya dari rekening efek ke rekening bank? Atau mungkin Anda ingin memaksimalkan keuntungan jangka panjang tetapi tidak ingin repot membeli saham secara manual setiap kali dividen turun? Solusinya adalah Dividen Reinvestment Plan, atau disingkat DRIP. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang DRIP: apa itu, bagaimana cara kerjanya, kelebihan dan kekurangan, serta apakah strategi ini cocok untuk Anda. Apa Itu DRIP (Dividend Reinvestment Plan)? DRIP (Dividend Reinvestment Plan) adalah program yang memungkinkan investor menggunakan dividen tunai yang diterima dari suatu saham untuk secara otomatis membeli saham tambahan dari perusahaan yang sama, tanpa melalui proses manual dan seringkali tanpa biaya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  2. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  3. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  4. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  5. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
  6. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  7. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  8. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  9. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  10. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio

TradingView Chart - NASA