Update: Jumat, 21 Agustus 2026

NASA

PT. Andalan Perkasa Abadi Tbk.

Rp 30
-3.23%
Volume
3.888 lot
MA 5
30
MA 20
30
RSI
50.00
High
31
Low
30
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.21%
Support (10d)
29
Resistance (10d)
31
Volume Trend (10d)
+3.8%
Score
65
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-3.23 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NASA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp29, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp31.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 31 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 33 - 35 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 28 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi

Ketika investor menganalisis saham perusahaan asuransi, perhatian biasanya tertuju pada pertumbuhan premi atau rasio klaim. Namun, ada satu metrik yang sering luput dari pantauan padahal mampu menggerus laba secara perlahan namun pasti: Expense Ratio. Jika claim ratio adalah musuh dari depan yang terlihat jelas, expense ratio adalah musuh dari samping yang bergerak senyap. Sebuah perusahaan bisa memiliki claim ratio yang rendah namun tetap merugi karena biaya operasional yang membengkak. Artikel ini akan membedah apa itu expense ratio, komponen-komponen di dalamnya, serta bagaimana metrik ini menjadi penentu akhir profitabilitas emiten asuransi di mata investor cerdas. Apa Itu Expense Ratio? Expense ratio adalah perbandingan antara total biaya operasional yang dikeluarkan perusahaan asuransi dengan total premi bersih yang berhasil dihimpun. Expense Ratio = (Total Beban Operasional / Total...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  2. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  3. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  4. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  5. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  6. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  7. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  8. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  9. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  10. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang

TradingView Chart - NASA